Thursday, March 24, 2005

Ulang tayang sebuah sajak klasik...

Untuk Yang Tersayang
Hari ini...
Tidak lagi seperti semalam
Bagai ada yang kurang
Umpama kari tidak bergaram
Hari ini...
Aku mendongak ke langit
Mencari jawapan pasti
Di sebalik awan-gemawan
Oh... angin
Andainya kau bisa membawaku
Terbangkanlah aku ke sana
Untuk bersama yang tersayang
Hari ini...
Aku menangis sendu
Rindu yang amat dalam
Dari dasar hatiku
Untuk yang tersayang...
Mengapa aku kau tinggalkan
Sendirian
Kegawatan
Tanpa engkau sebagai sokongan
Tolong...
Aku hampir kelemasan
Basah dengan harapan
Kering tanpa belaian
Tapi aku sedar
Pergimu aku relakan
Pasti itu yang terbaik
Telah ditentukan
Yang tersayang...
Satu yang aku mahu
Walaupun kita terpisah alam
Engkau tetap ku sayang
Aku berjanji
Peninggalanmu akan ku jaga
Katamu akan ku ingati
Pohon kopi menjadi saksi
Kasih sayang kita yang tak bertepi
Hari ini...
Tugasmu telah berakhir
Aku doakan kau bahagia
Bersama cintaNya yang abadi
Bagi diri ini
Rasa sayangku semakin kuat setelah dikau pergi
Walaupun kau jauh
Sayangmu tetap di hati
Pemergianmua ku redhai

[Daeng Mas Ana]

No comments: