Wednesday, April 30, 2008
Tuesday, April 29, 2008
Pok Usu dan Mok Usu bahagian 1
Dulu masa mengenali pok usu dan mok usu masa awal penglibatan dalam dakwah, aku selalu bedoa agar mereka dikurniakan anak.
Persepsiku begini, depa ni selalu ke hulu ke hilir program, tak kenal tempat, tak kenal masa.
Aku sangkakan mereka ligat sebegini kerana tiada anak lalu ku berdoa sungguh-sungguh agar depa ni dikurniakan anak.
Ada satu program pada tanggal 2002 dulu, aku lihat depa bersama anak depa datang dan makan-makan.
Terkejut beruk jugak aku.
Ingatkan depa komited sebab takdak komitment anak hehe
Ha ha ha sangkaanku meleset!
Apapun, doaku untuk mereka telahpun dimakbulkan ALLAH :)
Depa pada waktu tu dah ada 4 orang anak.
Doa untuk diri sendiri jelah agar dikurniakan anak tak lama lagi.
Insyaallah.
2)
Mok Usu saya pernah menasihatkan saya, berkaitan dengan program untuk menarik pemuda supaya terkadang jangan dengar sangat pendapat orang untuk meraih 'tepuk tangan dan puji-pujian.'
Kena yakin dan mengamalkan sikap 'BULLDOZER'!
Rempuh sahaja tohmahan tersebut dan buat saja!
Kalau kita dok 'please'' orang memanjang, alamatnya tak siap-siaplahdan tak terbuat program sebab depa komen soh buat itu ini, sekat itu ini.
Sudahnya, selalu juga nasihat mok usu saya ni saya langgaq!
Lahirnya juga Revolusi Pejuang Sejati adalah dengan mengamalkan sikap ini.
Haha :)
Anda bila lagi?
Would you marry you?
One of the first things that most people think about when preparing for or thinking about marriage, are the characteristics or qualities of the person they would like to marry.
Some people think about how they want their potential husband or wife to look - perhaps they think about such things as hair and skin color. Some men may look for a wife who is an excellent cook, and some women may look for a husband who is very religious. Nonetheless, most people, Muslims included, seem to go to great lengths to make elaborate lists, either on paper or in their minds, about all the things they want or expect from their potential husband or wife.
And while this is good and perhaps a very necessary part of the marriage search, few people ever sit down, and with the same purposefulness and care, enumerate their own qualities and characteristics or think about whether they, themselves, are the kind of people that someone else with just as high expectations or ideals would want to marry.
Think outside of yourself for a moment: If you were someone else, would you marry you? I don't mean you, as you would like to see yourself weeks, months or even years from now. Nor do I mean you as you imagine yourself after you have had a chance to change a few of your bad habits, improve your character, fix yourself up, or you after you begin to practice your religion more seriously. I mean you, as you are TODAY.
I believe that if some people were to be completely honest with themselves, they would have to admit that they, themselves, do not possess the kind of qualities or characteristics they would want in a husband or wife. Perhaps we all know of someone like this? Possibly a relative of ours, a best friend or maybe this person is YOU.
For two people who are experienced at it, marriage, at best, can be difficult. It requires patience, diplomacy, perseverance, flexibility, wisdom, and endurance, just to name a few things. Does this mean that if someone does not possess ALL of these qualities they should not get married? No, I don't mean to say this.
However, there are people that I have come across that are in a desperate race to get married; while at the same time they possess characteristics of selfishness, stubbornness, inflexibility, insensitivity, and ingratitude. They are overly critical of other people while at the same time they have difficulty accepting criticism of themselves. And they have poor communication skills. On top of all of that, they may be in denial and won't face up to the fact that they have a *few* personality defects to iron out before getting married.
Do any of these ill-mannered characteristics describe you or someone you know that is looking for a wife or a husband? Has anyone ever told YOU that you possess any of these characteristics? Marriage is so serious; an affair that I would dare say that if someone looking to get married possesses some or all of these qualities, they may be headed for big trouble. Or, should I say anyone that marries a person like this might be in very, very big trouble?
The question then becomes: Does a person who possesses these kinds of shortcomings have to wait years before getting married? I would say the answer is NO! Someone like this doesn't have to wait years to get married. Allah, The Sublime, says in the Quran that He will never change the condition of a people until they first change what is inside of them. This ayah offers hope - hope of a new tomorrow. Isn't that what most people want? They want to know that whatever difficulties they are facing today, a change is on the horizon for tomorrow. However, it does not only offer hope. It offers hope on a condition. That condition is that we have to take the first step to recognize that we have a problem and then do something about it.
Can a man who is a drunk ever become sober unless he recognizes that he has a problem? And can a man that is insensitive, inflexible, stubborn, ungrateful, rigid, and selfish ever be a good husband? Someone who is in denial about their faults will never be able to change their negative pattern of behavior until they first recognize and ADMIT that they have a problem.
Once you can admit that you have a problem, the next step is to begin working diligently and consistently on your problem or negative characteristics. The key words here are working diligently AND consistently. As any doctor will tell you, a patient has to be diligent and consistent about taking their medicine in order to see good results. Couple this prescription that Allah gives us in the Quran with prayer and strong faith, InshaAllah, you can overcome any problem.
If after taking a good long, honest look at yourself in the mirror you cannot honestly say that you would make a good husband or wife in your present condition, then before you pick up the pen to enumerate a list of all the fine qualities you are looking for in a wife or husband, instead, why not list some of the qualities that you need to work on, and then embark on a program to change these bad qualities so that someday soon when Allah does bless you with a good wife or husband you will be worthy of such a person? After all, isn't the divorce rate high enough already?
Love is a force that uplifts and inspires mankind. Children starve without it. Men and Women wither and decay when it is lacking. Yet it costs nothing, the values of love can not be measured by material standards. Allahu a'lam.
sumber:http://nimamimosapudica.blogspot.com/2008/04/would-you-marry-you.html
p/s:Would me marry me?NO!
Lemak Manis
yang bejudul "Lemak Manis"
Lemak manis
powered by ODEO
sopan -santun,
anak melayu,
senyum terukir...
senyum terukir,
bila disapa.
dalam pantun,
kukirim rindu,
rindu mengalir...
rindu mengalir,
di dalam kata.
chorus:-
(lemak manis...
alah amboi-amboi,
santan kelapa...
alah amboi-amboi,
kupandang- lah manis...
alah amboi-amboi,
anak siapa?... ) 2x
pohon sena,
pohon meranti,
di tengah-tengah ...
di tengah-tengah,
buluh perindu.
adik di sana,
abang di sini,
di tengah-tengah ...
di tengah-tengah,
rindu menderu.
(chorus)
hujan di hulu,
tak reda-reda,
ribut lah turun ...
ribut lah turun,
bertalu- talu.
abang di hulu,
adik di kuala,
kuhanyut rindu ...
kuhanyut rindu,
dalam perahu.
(chorus & end)
p/s:kebetulan pula liriknya jiwang heh! :)
Friday, April 25, 2008
luhur luluh
powered by ODEO
Naqib:(Memberi nasihat kepada anak usrahnya)
Sembahlah ALLAH, ikut Rasul ALLAH sehabis dayamu,
buang segala duka segala sengketa dan sia-sia.
Berilmulah,berimanlah dan berhikmahlah.
Moga amalanmu mendapat keredhaanNya.
Dhuat:(Berdoa kepada ALLAH)
Oh di manakah salahku?
Ikhlaskah diriku
*Bimbinglah daku,
ku ingin ke situ (Syurga)
*(Tarbiyah/didikan dari perancangan Naqib atau secara ujian langsung dari ALLAH)
Prosa/Ritma:Ahmad
Album:Pejuang Sejati 2005
p/s:Lagu ini lebih kepada muhasabah diri berbanding lagu INILAH KAMI, SYUHADA dan REVOLUSI PEJUANG SEJATI yang lebih menjurus kepada semangat berjuang yang berkobar-kobar.Moga lagu-lagu kami ini bisa membakar semangat juang kalian dan kami juga mendapat saham hasil perjuangan kalian.Insyaallah, kita jumpa di SYURGA!
Thursday, April 24, 2008
Hati-hati dengan hati! 1
(Al Qaaf) Ayat 16 disebutkan:(Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya)
"Wahai hambaku. Aku persiapkan syurga untuk mu.
Namun sebelum engkau masuk ke dalamnya, telah aku usir syaitan dari syurga.
Tempatku di dunia adalah di hatimu.
Sudahkah kau bersihkan hatimu dari selain Ku?".
-Hadith Qudsi-

p/s:Filsuf Sufi:Suatu Terapi+Revolusi Pejuang Sejati
Wednesday, April 23, 2008
Kopiah vs stokin
Ramli:Pakai stokin tutup aurat... Pemakaian kopiah tak 'seberat ' memakai stokin.
Tuan Guru Manakah yang saya sanjungi?
2) Menterjemahkan ke dalam bentuk AKSI (baca:Nahi Mungkar).
3) Orang ramai serta rakyat jelata bersetuju dan mengiktiraf beliau memanglah 'Tuan Guru'.
p/s:Islam takkan hanya tertegak dengan doa dan air mata sahaja.Kita harus berusaha, mempergiat kerja(baca:perlaksanaan amal makruf nahi mungkar) dakwah!
Thursday, April 17, 2008
Drama Radioblog:Kucing Lorong 2005

powered by ODEO
Karya:Meow Soleh
Pengarah:Aku (Ahmad Dhuat)
Penerbit:Abg Zul
Kucing lorong djayakan oleh
Afa----Jinggo
Kimore----Tompok
Dhuat----Farouq
Abe zol----suara tambahan
Adik Nurul----Hana
p/s:Tempelak buat pengikut yang tiada pegangan.
Demi Matahari
p/s:Walupun aku tak pi lagi training, aku tau lagu ni ada kena mengena dengan training yang bakal ku jalani Jumaat ini.Selamat berkursus!
Retrospektif diri
Retrospektif diri.
1)
powered by ODEO
For the sake of ALLAH
Lagu Nasyid saya yang ke 2.(2001) Dinyanyikan oleh Paei@Dhuat. Lirik Berbahasa Inggeris campur Arabic (Fusha)(rakaman dilakukan pada tahun 2002)
Pernah menjadi lagu Fenomena/Nostalgia di bumi 'Down Under'. Saya berharap sangat anda mendengar lagu ini.
2)
La Tahzan REMIX
(Pre-Produksi Filsuf Sufi:Suatu Terapi)
Prosa/Ritma:Cpol/Dhuat
powered by ODEO
Semusim kemarau melanda
jangan disangka kan selamanya
jangan diratapi sedihmu itu
tersirat sari manisnya
Biarkan langit bermurung
takkan hilang camar di awan
singkaplah tirai derita
kan kau temui kerlipan cahaya
Usapi pipi dan airmata
dengan kuntuman mawar mekar
hilanglah sedih dan duka lara
makna hidupmu jangan dipersia
Senandunglah pada kepahitan
dengan syukur dan senyuman
kerna tiada yang menjadikan luka
melainkan Allah tanda cintaNya.
3)
IKHLAS
Prosa:Cpol
Ritma:Dhuat
Album:Pesanan Kepada Dunia (2004)
Genre:Country
powered by ODEO
Verse
jangan biarkan langkahmu
beriring pesona dan puji
bisanya apa kau tahu
menghapus amal yang murni...
Verse 2
pandanglah pada batinmu
nawaitu pada Ilahi
usahalah apa kau mahu
syurgawi taman abadi...
Chorus
usahlah bermain kata
andai di hati tak kausanggupi
berjuang di medan nyata
kejujuranmu pasti teruji...
Verse 3
melangkah atau tergugah
sunnah berjuang kaukan tempuhi
beringat walau selangkah
agar di sana tak kausesali...
Verse 4
nawaitu nilaian Tuhan
usah dicemar nafsu insani
murnikan amal tindakan
cerminan mukmin sejati
3)
MENCARI JALAN PULANG (DEKLAMASI SAJAK OLEH DHUAT 2002)
powered by ODEO
PERJALANAN SEPI
SEORANG MUSAFIR MENGHITUNG NASIB DIRI
MENCARI ERTI SEBUAH TAFSIRAN MIMPI
YANG SEMALAMNYA MENGANGGU IGAUAN TIDUR
TENTANG MASA DEPAN
YANG SILIH BERGANTINYA
HAMPIR...
LENA DAN BAHAGIA
TUHAN...
SESUNYI AIR DI LAUTAN
MASIH PUNYA MATLAMAT DIRI
UNTUK SAMPAI KETEPIAN
BERDEBUR MENGHEMPAS MAZMUMAH DIRI
BERKECAI BUIH NODA...
DEK KEKUATAN DAN KEKERASAN PEPASIR KEINSAFAN
LALU LURUT SEMULA KE SAMUDERA
BERLARI MENINGGALKAN UNTAIAN DOSA !
KESYAHDUAN ITU MEREMPUH LAGI
BUKAN LAGI PADA MEHNAH DUNIAWI
TAPI KINI PADA KASIH TUHAN YANG SERING TERGADAI
DEK KELALAIAN DUNIAWI
DAN BEKALAN DIRI YANG MASIH BELUM SEMPURNA
UNTUK DIPERSEMBAHKAN
TATKALA DITUNTUT KELAK
TUHAN...
SIRAMLAH DIRIKU
DENGAN LAUTAN MAGHFIRAHMU
AGAR SENANG KU CAPAI MARDHIAHMU
DAN MUDAH PULA....
AS-SAKINAH DATANG BERTANDANG
MENIUPKAN SEMILIR AS-SA'ADAH
KE DALAM ROHKU
LALU AKU AKAN TEGAP BERDIRI
TATKALA DIUJI
WALAU KU TAHU
KEPERITAN HIDUP PASTI MENGEJAR
NAMUN IA TETAP KAN JADI
IDOLA SEBUAH RENTAK
PERJALANAN...
MENCARI JALAN PULANG...!!!
-MQZ 18-NILAM PURI
EX - MELBOURNE
(mendiang kakak Farze)
Al-Fatihah.
Wednesday, April 16, 2008
Tuesday, April 15, 2008
She's Come Undone?
DURAN DURAN's Original Version
(written by duran duran)
Mine, immaculate dream, made breath and skin, Ive been waiting for you,
Signed, with a home tattoo, happy birthday to you was created for you.
(cant ever keep from falling apart.. at the seams)
(cant I believe youre taking my heart.. to pieces)
Ahh, itll take a little time, might take a little crime to come undone
Now well try to stay blind, to the hope and fear outside,
Hey child, stay wilder than the wind
And blow me in to cry.
Who do you need?
Who do you love?
When you come undone.
(chorus)
Words, playing me deja vu, like a radio tune I swear Ive heard before,
Chill, is it something real, or the magic Im feeding off your fingers
(cant ever keep from falling apart.. at the seams)
(can I believe youre taking my heart.. to pieces)
Lost, in a snow filled sky, well make it alright, to come undone,
Now well try to stay blind, to the hope and fear outside,
Hey child, stay wilder than the wind -
And blow me in to cry.
(chorus)
p/s:Me come undone?That was yesterday!
Monday, April 14, 2008
Saturday, April 12, 2008
Friday, April 11, 2008
Menterjemahkan Marah!
1)
Apabila Azan berkumandang, Pakcik Buta dan isterinya masih lagi menyanyi.
Aku hampiri dan berkata, "Tolong berhenti! Azan pakcik."
2)
Di dalam bas program, usai program ILDAS, apabila anak muda (peserta) mengurat (Fasilitator) isteri orang.
Dialog mereka, "Kak boleh ambik gambar sekali? hehehe ..."dan pelbagai pick up line yang dah basi hehehe...
Tak jauh dari situ, aku duduk di sebelah sahabat baikku Karim, aku berbisik marah, "Apa ni kacau isteri orang?, tak malu!"
Mereka separa sedar, mendengar bisikanku, berhenti mengurat.
(Aku sanggup RUMBLE in a bus, untuk menjaga akhwat yang menjaga kehormatannya)Walaupun mereka ramai, aku tak heran, aku banyak study wrestling sedari kecil dan aku yakin kalau mereka serang aku, habis mereka aku belasah! Rasanya Karim the 'cool guy' pun boleh tahan 'combat skill' beliau, paling tidak, Karim boleh jadi pasangan regu aku untuk bertumbuk-bergasak)
3)
Di sebuah kedai India muslim, aku terlihat si pemilik kedai menjual JOLLY SHANDY.Darah aku naik membuak-buak lantas memberi warning kepada pemilik kedai, "Apa ni kedai islam jual arak?! Ni ada alkohol tau?!" Kalau aku nampak lagi ada jual di sini lagi, siap kau! "
Alhamdulillah, aku ke kedai yang sama beberapa bulan kemudian dan mendapati tiada lagi JOLLY SHANDY atau sekutu denganya dijual di situ.
4)
Di pejabat, pagi Jumaat.
My supervisor:Bro, i want you to handle this 'liquor' project.Prospect bagus.
Me(Dalam Hati):Sorry wrong number!
Aku terus blah dan pulang ke rumah.Bos nak 'sack' aku lantaklah!
The following Monday, i didn't come to the office.
Suasana di ofis gamat.Semua pekerja dari management hingga ke driver memperkatakan tentang aku.Yang mereka faham, 'This guy(me) blah just simply like that!'
Hari Selasa aku kembali ke ofis.
Supervisor aku mintak maaf.Betul-betul mintak maaf atas dasar menghormati keputusan aku.(Hingga kini dia menghormati keputusan itu dan hingga kini juga aku berdoa agar dia faham akan HARAMnya arak!)
Superior kepada Supervisor(Islam jugakla) bertanya kepadaku tentang kehilangan aku Jumaat yang lalu.
Aku memberitahu beliau bahawa aku tidak boleh langsung berususan dengan urusan ARAK!
Dia berkata. "Ohh takpe, it's all right kalau you tak nak buat.Kitorang tak pakse...Kitorang hormat keputusan you... You consider ok lagilah sebab ada the other guy yang tak nak langsung handle banking marketing sebab dia kata berkaitan dengan riba..."
Aduss, the other guy is indeed... a pious guy.
I wish i could be more like him.
Penguin belaan Encik Tawel

Jangan marah ye Tawel, saya pinjam sat jer, nanti saya pulangkan balik.
Eei geramnyer! Comel betul penguin ni :)
Oleh sebab penguin ini sangat cute,
teringatlah pulak lagu lama-lama zaman dolu-dolu.
Marilah 'SING ALONG' bersama Ahmad.
Saya tujukan khas buat penguin yang comel ini.
powered by ODEO
Cuckatoo, oh Cuckatoo,
Perching by itself,
Grandma has turned so grey*,
Has only two teeth left.
Lechum Lechum Lechum
Mu la la
Lechum Lechum Lechum
Mu la la
Lechum Lechum Lechum
Mu la la
Cuckatoo, oh cuckatoo.
Thursday, April 10, 2008
Peri pentingnya sesebuah DEMO.
Mana ada lagu yang terus menjadi lagu yang sempurna tanpa DEMO serta
'modifikasi' melodi?
Ya, tak ramai yang menghargai demo berbanding produk akhir.
(Aduka dan Cpol selalu sangat menghargai lagu saya walaupun ia cuma demo)
Ramai sahabat saya termasuk ;'chilhood friends' amat menyukai lagu ini (baca:bukan suara saya).
Khas untuk anda, pengunjung setia blog kaset 79, saya memperdengarkan kepada kalian, DEMO Palestina:Dendangan Luka!
p/s:Salah seorang sahabat saya tanya, rijjal tu apa?Saya tersenyum sambil menerangkan seringkas mungkin.Agak sukar juga bagi saya untuk memberikan gambaran sejelasnya-jelasnya mengenai rijjal kepada sahabat yang saya kasihi ini.
Dia kata dia cinta benar dengan lagu ini.
Komposer:Ahmad 'the Dhuat'
Lirik:Cpol 'the Dhuat'
Vokal:Ahmad
Studio Rakaman:Hizbi Studio
Jurutera Bunyi:Romeo
Penerbit:Ahmad Dhuat
Album:Revolusi Pejuang Sejati
Tahun Produksi:2008
(Demo dirakam dengan menggunakan walkman)
Versi Demo
powered by ODEO
Versi Akhir (Setakat ini)
powered by ODEO
Verse
hanya sekadar rasa
tak mampu meroboh tembok sengsara
mana kan bisa merawat luka
sekujur tubuh tersisa
Bridge
bidadari pun hiba
menanti selamanya (di pintunya)
rijal tersungkur bukan di sempadan
tetapi di tilam empuknya
Chorus
Palestina...
(salam yang tiada balasnya)
Palestina...
(saban hari menghitung syuhada)
Palestina
(rindu yang belum menjelma)
Palestina
(keringat, darah dan air mata)
Nota dari Cpol:
Palestin, di situlah qiblat pertama, di situ letaknya maruah ummah, Palestin itu adalah cerminan kepedulian kita. Palestin itu terus berduka dan terluka, managih simpati saudara seagama, sekurang-kurangnya untuk berkongsi rasa.
Namun, kamus dunia tidak punya istilah belas, apatah lagi untuk menceritakan erti keadilan. Segala rintihan itu sekadar sia-sia.
Apatah lagi, tatkala umat Islam sudah diulit kemewahan, harta (maddiyyah) sudah menjadi fikrah. Siapakah yang ingin menanggalkan gelang emas di tangan, semata-mata untuk menyalutinya dengan nanah dan darah? Siapakah insan waras yang sanggup meninggalkan mahligainya demi bernaung di bawah pasir dan debu? Siapakah bangsawan yang sanggup menjadi bangkai tanpa nama di hujung senjata? Siapa…?
Cukuplah dengan dendangan leka yang saban hari bermain di telinga. Cukuplah dengan segala takrifan manja tentang jihad dan dakwah, cukuplah dengan hanya berlipurlara tentang nasib ummah di layar perak. Cukuplah dengan segala slogan dan kata-kata. Selama mana kita sanggup menipu diri sendiri demi menjadi warga kelas pertama di mata dunia, walhal kita adalah barua yang hina di sisi Allah?
Bukankah tangisan mereka juga seharusnya mengalir di pipi kita?
Renunglah saudara, andai kalam ini masih belum bisa mengetuk kepedulianmu, pasti ada sesuatu yang telah mengalingi nuranimu.
Saya menulis kerana diri yang lupa ini perlu sentiasa diingati, bahawa kita masih punya misi membebaskan kota suci itu, sebelum dijemput ke alam abadi.
Wednesday, April 09, 2008
Lagu yang sama, garapan berbeza.
Altimet feat Adeep Fabulous Cats (Versi Baru)
hey wanita
gembira dapat berjumpa
teringat kembali kali pertama kita bersua
ingat bila kita bersepatu serupa
tak lama dahulu jangan kau kata kau dah lupa
kau bersama kawan-kawan muda yang nyata
kau paling menyerlah di antara mereka
rambut hitam warna cokelat anak mata
membuat aku kurang fasih bila bicara
apakata kita ambil sedikit masa
untuk mengenali sesama kita dengan lanjutnya
dan jika kau rasa apa yang ku rasa
ayuh kita ke bab kedua dan seterusnya
chantek..
dirimu buat ku tertarik
menghilang segala prasangka
di jiwa
ohh chantek...
sungguh aku cinta kamu
dia..
pandai menjaga hati ayah dan ibunya
kelakuannya sama dengan orang tuaku juga
dia..
bisa cipta yg gula dari yang cuka
pandai menukar yg duka kepada suka
dia..
bijak mengatur acara dan juga masa
cekap memasak garam gula secukup rasa
dia..
pandai menjaga harta dan juga duitnya
tetap anggun tanpa mendedahkan kulitnya
dia..
setia pada Yang Esa satu-satunya
memenuhi tanggungjawab 5 waktunya
dia..
punya tempat dalam rancangan yg ku rangka
tak usah lengah
ayuh kita berumah tangga
chantek..
sechantek suria menyinar
seindah bunga yang di taman..mekar...
chantek...
dirimu buat ku tertarik..
menghilang segala prasangka
di jiwa...
oohhh chantekk..
sungguh aku cinta kamu
aku..
melihat kita bersama di hari tua
dia..
masih satu tiada empat tiga atau dua
dan walaupun kau sudah kepudaran rupa
kau tetap cantik padaku aku tak lupa
kita bersama di anjung luangkan masa
kewangan kita merdeka mampu bersara
hasil usaha kita dari masa dahulu
cukup untuk mengisi perut anak dan cucu
hidup santai tak perlu terburu-buru
punya masa kerja ibadah dan juga ilmu
anak kita dan ayahya semua sebulu
aku bilang kau chantek dan mereka setuju
chantek..
sechantek suria menyinar
seindah bunga yang di taman..mekar...
chantek...
dirimu buat ku tertarik..
menghilang segala prasangka di jiwa...
ohh chantek...
sungguh aku cinta kamu...
Kahitna - Cantik (Versi Asal)
Cantik…
Ingin rasa hati berbisik
Untuk melepas keresahan
Dirimu
Cantik…
Bukan ku ingin mengganggumu
Tapi apa arti merindu
Selalu…
Ooo…
Walau mentari terbit di utara
Hatiku hanya untukmu…
Ada hati yang termanis dan penuh cinta
Tentu saja kan kubalas seisi jiwa
Tiada lagi
Tiada lagi yang ganggu kita
Ini kesungguhan
Sungguh aku sayang kamu
Cantik…
Bukan kuingin mengganggumu
Tapi apa arti merindu
Selalu…
Ooo…
Walau mentari terbit di utara
Hatiku hanya untukmu…
Ada hati yang termanis dan penuh cinta
Tentu saja kan kubalas seisi jiwa
Tiada lagi
Tiada lagi yang ganggu kita
Ini kesungguhan
Sungguh aku sayang kamu
Ingin ku berjalan menyusuri cinta
Cinta yang abadi untukmu selamanya…
Heeeei….. heya ya ya heya ya ya heya…
Ada hati yang termanis dan penuh cinta
Tentu saja kan kubalas seisi jiwa
Tiada lagi
Tiada lagi yang ganggu kita
Ini kesungguhan
Sungguh aku sayang kamu
My Way
Performed by Ahmad Dhani
And now, the end is here
And so I face the final curtain
My friend, I'll say it clear
I'll state my case, of which I'm certain
I've lived a life that's full
I traveled each and ev'ry highway
And more, much more than this, I did it my way
Regrets, I've had a few
But then again, too few to mention
I did what I had to do and saw it through without exemption
I planned each charted course, each careful step along the byway
And more, much more than this, I did it my way
Yes, there were times, I'm sure you knew
When I bit off more than I could chew
But through it all, when there was doubt
I ate it up and spit it out
I faced it all and I stood tall and did it my way
I've loved, I've laughed and cried
I've had my fill, my share of losing
And now, as tears subside, I find it all so amusing
To think I did all that
And may I say, not in a shy way,
"Oh, no, oh, no, not me, I did it my way"
For what is a man, what has he got?
If not himself, then he has naught
To say the things he truly feels and not the words of one who kneels
The record shows I took the blows and did it my way!
[instrumental]
Yes, it was my way
Tuesday, April 08, 2008
Trivia the Dhuat
niche market kami lebih kepada anak muda dan peminat musik khususnya.
Iyalah, daripada depa dok dengar lagu 'papa jahat', cinta debomb!, kami sajikan alternatif buat mereka.
Karya kami bukan sekadar hiburan, rentak pop terkini, malah liriknya digarap dengan bahasa puitis nan indah untuk anak muda ini fikirkan.
Kami ingin kembalikan mereka kepada punca.
Trivia the Dhuat
- Ditubuhkan 2001
- konsep asal 'Duo Nasyid Band' dan kini kepada konsep melody friendly.
- Setelah pemergian akhi Faei ke utara, Ahmad terkontang-kanting.(2003)
- Kembali beraksi dalam pembikinan musik usai election 2004, Aduka memperkenalkan Cpol kepada Ahmad.Tahun produksi gemilang 2004.
- Album yang telah diterbitkan-For the sake of ALLAH 2002, Pesanan Untuk Dunia 2004.
- Mini album yang tidak menjadi adalah 'Gagasan pendakwah' dan 'Pejuang Sejati'.
- Masih meneruskan 2 projek album mutakhir iaitu 'Revolusi Pejuang Sejati' dan
'Filsuf Sufi:Suatu Terapi'.
-Mendapat sokongan musik padu daripada 'childhood friends' aka ex-band Ahmad 1998-2000
-Setakat ini 'the dhuat' terdiri dari 3 orang iaitu Ahmad,Cpol dan Aduka.
- Pemusik iringan adalah daripada 'childhood friends' Tam, Harith, Reza.
-Ahmad selalu membuat rujukan musik dan 'soul' daripada Enai.
p/s:Kami lebih suka melakukan kerja berbanding menuding dan mengata-ngata.Jom buat kerja! Menarik sungguh entry Alqasam ni.
Monday, April 07, 2008
kalian membeli cd kami.
Versi yang terkandung di dalam CD yang bakal kami terbitkan tidak lama lagi ini
tentunya amat berbeza kualiti rakamannya berbanding yang kalian dengar di blog ini.
Ya, terdapat juga rakaman suara dan proses mastering
yang terpaksa dilakukan semula(atas nasihat sahabat) demi untuk memartabatkan
kualiti bunyi-bunyian dan jiwa produk kami(ya our baby hehe).
Sokonglah kami.
Belilah produk kami :)

powered by ODEO
(Track 1)
-Prolog Revolusi Pejuang Sejati-
Perjalanan kita tentunya berbeza permulaannya,
namun tetap menuju hentian yang sama.
Walaupun aku di Nusantara, kau di negara China,
cinta kita tetap sama.
Sungguhpun kita berbeza citarasa,
lain warna, tahun yang berbeza...
Perjuangan kita tetap SAMA!
Sebagai diari seorang pejuang,
kami ungkapkan rasa, citra dan makna.
Biar berjuta yang menghalang kita;
ingatlah, ALLAH dan Rasul bersama kita!
Tugas kita sebagai hamba ALLAH yang setia
hendaklah bersedia memerdekakan yang 'alpa'!
Bersedialah! bersedialah untuk memulakan sebuah...
"REVOLUSI SANG PEJUANG SEJATI,
KAMI RELA MATI UNTUK SAMPAI SYAHID TERTINGGI"
Kata-kata,lirik dan melodi oleh Ahmad
Vokal undangan:Aduka
Vokal:Ahmad
p/s:Terima kasih tak terhingga buat cpol kerana 'REBRANDING' blog saya.
Suka sangat!!!
Sunday, April 06, 2008
Saturday, April 05, 2008
test page
"TRUST YOUR FEELING!"
Ishak menasihatiku. " Kalau kau ada suara hati yang jujur, ikutlah katanya, kerana jika kau sering sahaja tidak mengendahkannya, mungkin kau akan menjadi sepertiku, SUARA HATI telah TIADA dan aku tidak pasti adakah yang berlegar di fikiran itu suara hati atau pemikiran skeptikal mahupun cadangan minda."
"TRUST YOUR FEELING!"
Friday, April 04, 2008
Ishak menasihatiku. " Kalau kau ada suara hati yang jujur, ikutlah katanya, kerana jika kau sering sahaja tidak mengendahkannya, mungkin kau akan menjadi sepertiku, SUARA HATI telah TIADA dan aku tidak pasti adakah yang berlegar di fikiran itu suara hati atau pemikiran skeptikal mahupun cadangan minda."
"TRUST YOUR FEELING!"
-terima kasih Ishak!
Wednesday, April 02, 2008
Abdullah's Song 08
Komposer:Ahmad Dhuat 'the dhuat'
Lirik:Ahmad Dhuat
Vokal:Ahmad Dhuat
Studio Rakaman:Hizbi Studio
Jurutera Bunyi:Romeo
Penerbit:Ahmad Dhuat
Album:Revolusi Pejuang Sejati
Tahun Produksi:2002-2008
Assalamualaikum hadirin bloggers yang saya hargai.
Bersama ini, ingin saya kongsikan sebuah lagu lama dhuat(2002) yang diberikan 'nafas baru'.
Mendapat inspirasi bersumberkan sebuah kisah benar.
Sahabat baik saya yang 'revert ' ke agama Islam, meninggalkan jahiliyah silamnya.
Beliau melafazkan syahadah di hadapan sahabat saya, Paei di dalam jaulah bumi Kanggaroo, oh ya, ustaz Halim Ausie pun ada sama.
Encik Khai amat dikenali oleh sekalian sahabat saya di AUSIS mahupun ISMA.
Memang beliau amat komited.
Rasanya berpuluh juga surah yang dihafalnya, begitu juga zaujahnya Aina.
Memang pada dasarnya, lagu ini adalah untuk beliau.
Abdullah's Song versi 2008
powered by ODEO
Abdullah's Song versi asal
powered by ODEO
Verse 1
Kau, seorang hamba melupuskan masa silammu
untuk kau perolehi kemenangan abadi.
Luas bumi terbentang
nikmatnya kau rasakan
Namun mereka leka
dengan syurga dunia.
Reff:
Biar mereka tertawa,
biar mereka menghina,
namun tetap engkau menyampaikan(dakwah).
Harung segala rintangan,
janji ALLAH pasti
dan Rasul ikutan.
Verse 2
Kau jangan menyerah, teruskanlah niat juangmu.
Kami akan berdoa agar kau dilindungiNya
Untuk membina daya, sambunglah generasimu.
Kami akan berdoa walau lain zamannya.(Time-line)
Reff:
Biar mereka tertawa,
biar mereka menghina,
namun tetap engau menyampaikan(dakwah).
Harung segala rintangan,
janji ALLAH pasti
dan Rasul ikutan.
Prosa/Ritma:Ahmad
Album:For the sake of ALLAH 2002.
Nota untuk diri sendiri pula:
Lagu ini memperlihatkan kisah seorang pendakwah di alam transisi.
Tersepit antara dua dimensi.
Pendakwah tersebut meninggalkan zaman jahiliyahnya.
Meninggalkan stylo funkynya demi mendambakan pengislahan.
Memang agak payah.
Pada permulaan karier dakwahnya, beliau mungkin ditertawakan.
Ditertawakan kerana sifat pelik sang pemuda ini yang walau bermadrasah selama setahun
cuma di bumi asing, pulang ke tanahair bercita-cita merubah kawannya.
Menghalang sahabatnya bercouple.
Membubarkan 'Rock Band'.
Menjadi pemalu dengan sahabat perempuannya dahulu.(kawan sekolah)
Menghindari dari pergi majlis "Happy Birthday".
Reserved.
Sifat 'gila-gila' dibuang habis-habisan.
Menjadi penghukum hehe(HOLIER THAN THOU!)Ustaz ni tak betul, ustaz ni betul.
Terkadang agar kasar dalam berdakwah, maklumlah hikmah tiada di awal penglibatan.
Orang lain kebanyakannya salah.
Akhirnya pemuda ini berjumpa dengan jemaah yang luluh baginya.
Pemuda itu bertatih lagi.




